Diskon!
, ,

Cerita Rakyat Jawa Tengah: Timun Mas dan Buto Ijo; Gemuruh Langkah Buto Ijo; Awal Ketakutan Mbok Sirni

Harga aslinya adalah: Rp50.000.Harga saat ini adalah: Rp29.900.

Beli Ebook

Gemuruh Langkah Buto Ijo: Awal Ketakutan Mbok Sirni

“Mbok Sirni!” suara raksasa itu menggema menggetarkan hutan. “Sudah lama aku menunggumu. Kini saatnya engkau menepati janjimu!”
Mbok Sirni terperanjat. Kayu yang dipegangnya terjatuh, dan tubuhnya mulai gemetar.
“Tu… Tuan Raksasa,” suaranya bergetar ketakutan. “Ja… janji? Janji yang mana, Tuan?”
Raksasa itu menyeringai lebar, memperlihatkan giginya yang tajam. “Kau pasti ingat! Aku memberimu bibit mentimun, dan kau berjanji akan membagi dua hasilnya denganku!”
Wajah Mbok Sirni pucat pasi. Ia menunduk, menahan napas.
Di hatinya bergemuruh ketakutan yang luar biasa, karena ia tahu… hasil dari bibit itu bukanlah buah biasa, melainkan anak yang amat ia cintai: Timun Mas.

Soal 1
T: Siapakah nama tokoh raksasa yang datang menemui Mbok Sirni?
J: Tokoh raksasa itu bernama Buto Ijo.

Pembahasan: Kita dapat mengetahui namanya dari dialog raksasa itu yang memanggil, “Mbok Sirni!” dan dari judul teks. Mengenali dan menyebutkan nama tokoh adalah langkah awal untuk memahami penokohan dalam sebuah cerita.

Soal 2
T: Apa yang menyebabkan tubuh Mbok Sirni gemetar?
J: Tubuhnya gemetar karena merasa sangat takut kepada Buto Ijo.

Pembahasan: Reaksi tubuh seperti gemetar adalah cara penulis menunjukkan perasaan tokoh. Dari sini, kita tahu bahwa Mbok Sirni sedang ketakutan.

Soal 3
T: Menurut Buto Ijo, janji apa yang harus ditepati oleh Mbok Sirni?
J: Janji untuk membagi dua hasil dari bibit mentimun yang dulu diberikan Buto Ijo.

Pembahasan: Pertanyaan ini meminta kita untuk mencari sebab konflik atau masalah utama dalam cerita. Konflik ini terjadi karena adanya janji di masa lalu.

Soal 4
T: Mengapa wajah Mbok Sirni menjadi pucat pasi setelah mendengar penjelasan Buto Ijo?
J: Wajahnya pucat karena ia sadar bahwa “hasil” dari bibit itu adalah Timun Mas, anak yang sangat ia cintai, dan bukan buah mentimun biasa.

Pembahasan: Perubahan raut wajah tokoh (menjadi pucat) menggambarkan perasaan terkejut dan sedih yang sangat dalam. Hal ini menunjukkan betapa berat masalah yang dihadapi Mbok Sirni.

Soal 5
T: Apa yang sebenarnya dihasilkan dari bibit mentimun pemberian Buto Ijo?
J: Yang dihasilkan bukanlah buah mentimun, melainkan seorang anak perempuan yang diberi nama Timun Mas.

Pembahasan: Pertanyaan ini menguji pemahaman kita tentang hubungan antar peristiwa dalam cerita. Jawabannya adalah kunci dari seluruh ketakutan Mbok Sirni, karena yang harus ia berikan adalah anaknya sendiri.

 

Beli Ebook

Ebook  PDF Cerita Rakyat Jawa Tengah; Timun Mas dan Buto Ijo Cover
Ebook Cerita Rakyat Jawa Tengah; Timun Mas dan Buto Ijo
  • Seri: Cerita Rakyat Nusantara
  • Judul: Cerita Rakyat Jawa Tengah; Timun Mas dan Buto Ijo
  • Penulis: Kak Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desain: Kak Nurul Ihsan
  • Isi: 50 halaman PDF printable
  • Bahasa: Indonesia
  • Penerbit Digital: Yayasan Sebaca Indonesia
  • Affiliate: https://lynk.id/nurulihsan

Di sebuah desa kecil, Mbok Sirni yang lama merindukan kehadiran seorang anak akhirnya menerima hadiah misterius berupa biji mentimun dari Raksasa Buto Ijo.

Dari buah mentimun emas itu lahirlah seorang bayi cantik bernama Timun Mas.

Namun kebahagiaan Mbok Sirni tidak berlangsung lama. Janji yang pernah ia ucapkan kepada sang raksasa kembali menghantuinya.

Ketika usia Timun Mas genap tujuh belas tahun, Buto Ijo datang untuk menagih. Demi menyelamatkan putrinya, Mbok Sirni dan Timun Mas harus berjuang melawan kekuatan jahat dengan keberanian dan kecerdikan.

Inilah kisah legendaris tentang cinta seorang ibu, perjuangan, dan harapan.

✨ Pesan Moral Cerita Timun Mas dan Buto Ijo

  • Janji harus ditepati, tetapi manusia juga harus bijak dalam membuat janji.
    Mbok Sirni terpaksa menerima akibat dari janjinya kepada Buto Ijo. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap janji memiliki konsekuensi, sehingga kita harus berhati-hati sebelum berjanji pada siapa pun.
  • Keberanian dan kecerdikan dapat mengalahkan kekuatan besar.
    Meskipun Buto Ijo adalah raksasa kuat dan menakutkan, Timun Mas berhasil menyelamatkan diri berkat keberaniannya dan akal yang tajam. Ini menunjukkan bahwa kecerdasan lebih berharga daripada kekuatan fisik.
  • Kasih sayang orang tua mendorong pengorbanan yang luar biasa.
    Mbok Sirni berjuang keras untuk melindungi Timun Mas. Cinta orang tua mengajarkan bahwa keluarga adalah harta paling berharga yang harus dijaga.
  • Jangan mudah percaya pada bantuan dari pihak yang tidak jelas niatnya.
    Bibit mentimun dari Buto Ijo tampak seperti berkah, tetapi ternyata membawa masalah besar. Cerita ini mengingatkan kita agar tidak mudah tergiur oleh pemberian yang kelihatannya menguntungkan, tetapi belum tentu baik.
  • Setiap masalah selalu ada jalan keluarnya.
    Saat bahaya datang, Timun Mas tetap berusaha dan tidak menyerah. Dengan usaha, doa, dan keberanian, cobaan apa pun bisa teratasi.
  • Kebaikan hati seseorang akan membawa pertolongan pada saat yang tepat.
    Mbok Sirni yang baik hati akhirnya mendapat bantuan dari seorang pertapa. Ini mengajarkan bahwa kebaikan tidak pernah sia-sia—suatu hari akan kembali menjadi pertolongan.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Cerita Rakyat Jawa Tengah: Timun Mas dan Buto Ijo; Gemuruh Langkah Buto Ijo; Awal Ketakutan Mbok Sirni”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Buka WhatsApp
Halo, Kak. Ada yang bisa kami bantu?
Admin sebacaindonesia.com
Silakan bisa chat di sini, Kak.
Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026